jenis-jenis data

February 20, 2010 at 12:57 pm (Uncategorized)

JENIS-JENIS DATA

Secara umum jenis-jenis data dapat dikelompokkan atas 2 bagian, yaitu :
1. Jenis data primitif, terdiri atas :
a. Integer
b. Real
c. Boolean
d. Karakter
2. Jenis data campuran, yaitu : “String”.

n INTEGER
Suatu integer adalah anggota dari himpunan bilangan :
( ….., -(n+1), -n, ….., -2, -1, 0, 1, 2, ….., n, n+1, ….. )

Operasi-operasi dasar yang ada dalam integer antara lain :
Ÿ Penjumlahan
Ÿ Pengurangan
Ÿ Perkalian
Ÿ Pembagian
Ÿ Perpangkatan, dsb

Masing-masing operator pada operasi di atas, yang bekerja terhadap sepasang integer (operand) disebut sebagai : “binary operator”. Sedangkan operator yang hanya bekerja terhadap satu operand saja disebut sebagai “unary operator”. Contoh dari unary operator adalah operator negasi. Operator ini berfungsi untuk mengubah tanda suatu operand.

n REAL
Data numerik yang bukan termasuk integer, digolongkan dalam jenis data real. Jenis data ini ditulis menggunakan titik desimal (atau koma desimal). Bilangan real dimasukkan ke dalam memori komputer memakai sistem floating point, merupakan versi yang disebut Scientific Notation. Disini penyajiannya terdiri atas dua bagian, yaitu : mantissa (pecahan) & eksponen.
Contoh :
Di dalam sistim desimal, 123000 = 0.123 * 106.
Di sini 0.123 adalah mantissa atau pecahan, sedangkan 6 adalah eksponennya.

Secara umum suatu bilangan real X dituliskan M * RE

n BOOLEAN
Jenis data ini disebut juga jenis data “logical”. Elemen dari jenis data ini mempunyai nilai salah satu dari “true” atau “false”. Operator-operator yang dikenal pada jenis data ini terdiri atas:

A. Operator Logika, yaitu : NOT, AND dan OR.
Ÿ Operator OR akan menghasilkan nilai “true”, jika salah satu atau kedua operand bernilai “true”.
Ÿ Operator AND akan menghasilkan nilai “true”, jika kedua operand bernilai “true”.
Ÿ Sedangkan operator NOT akan menghasilkan nilai “true”, jika operand bernilai “false”, dan sebaliknya.
Ÿ Operator NOT merupakan “precedence” dari operator AND dan OR.

Dalam suatu ekspresi yang tidak menggunakan tanda kurung, operator NOT harus dievaluasi sebelum operator AND dan OR.

B. Operator Relasional, yaitu : >, =, <=, dan =.

n KARAKTER & STRING
Jenis data karakter merupakan elemen dari suatu himpunan yang terdiri atas bilangan, abjad dan simbol-simbol khusus. Sedangkan jenis data string merupakan jenis data campuran, karena elemen-elemennya dibentuk dari karakter-karakter di atas. Karakter yang digunakan untuk membentuk suatu string disebut sebagai alphabet. Dalam penulisannya, suatu string berada dalam tanda “aphosthrope”.
Contoh :
Misal, diberikan himpunan alphabet A = { C, D, 1 }.
String-string yang dapat dibentuk dari alphabet di atas antara lain adalah :
‘CD1′, ‘CDD’, ‘DDC’, ‘CDC1′, …dsb, termasuk “null string” atau “empty string”.

Himpunan yang anggotanya adalah semua string yang dapat dibentuk dari suatu himpunan alphabet disebut sebagai “vocabulary”. Suatu vocabulary V yang dihasilkan dari himpunan alphabet A dinotasikan dengan VA atau A*.

Jika suatu string dibentuk dari alphabet { 0, 1 }, maka string yang terbentuk disebut dengan “Bit String”.

Secara umum, suatu string S yang dibentuk dari himpunan alphabet A, dituliskan :

S = ‘a1a2 ….. aN’

di mana setiap karakter ai anggota A untuk, 1  i  N.

Dalam suatu string terdapat 3 operasi utama, yaitu :
1. Length
2. Concatenation
3. Substring

Bahasa pemrograman bisa memiliki tipe data:
Built-in : sudah tersedia oleh bahasa pemrograman tersebut
Tidak berorientasi pada persoalan yang dihadapi.
UDT : User Defined Type, dibuat oleh pemrogram.
Mendekati penyelesaian persoalan yang dihadapi
Contoh: record pada Pascal, struct pada C, class pada Java
ADT : Abstract Data Type
memperluas konsep UDT dengan menambahkan pengkapsulan atau enkapsulasi, berisi sifat-sifat dan operasi-operasi yang bisa dilakukan terhadap kelas tersebut.
Contoh: class pada Java

Bahasa C memiliki tipe data numerik dan karakter (seperti int, float, char dan lain-lain). Disamping itu juga memiliki tipe data enumerasi dan structure. Bagaimana jika kita ingin membuat tipe data baru?
Untuk pembuatan tipe data baru digunakan keyword typedef
Bentuk umum:
typedef

Struct adalah tipe data bentukan yang berisi kumpulan variabel-variabel yang bernaung dalam satu nama yang sama dan memiliki kaitan satu sama lain.
Berbeda dengan array hanya berupa kumpulan variabel yang bertipe data sama, struct bisa memiliki variabel-variabel yang bertipe data sama atau berbeda, bahkan bisa menyimpan variabel yang bertipe data array atau struct itu sendiri.
Variabel-variabel yang menjadi anggota struct disebut dengan elemen struct.

Struct adalah tipe data bentukan yang berisi kumpulan variabel-variabel yang bernaung dalam satu nama yang sama dan memiliki kaitan satu sama lain.
Berbeda dengan array hanya berupa kumpulan variabel yang bertipe data sama, struct bisa memiliki variabel-variabel yang bertipe data sama atau berbeda, bahkan bisa menyimpan variabel yang bertipe data array atau struct itu sendiri.
Variabel-variabel yang menjadi anggota struct disebut dengan elemen struct.

Pendeklarasian dan penggunaan struktur
typedef struct Mahasiswa {
char NIM[8];

char nama[50];
float ipk;
};
untuk menggunakan struct Mahasiswa dengan membuat variabel mhs dan mhs2
Mahasiswa mhs,mhs2;
untuk menggunakan struct Mahasiswa dengan membuat variabel array m;
Mahasiswa m[100];

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: